Connect with us

Gadget

Huawei Timur Tengah memberikan keamanan cyber sejati di usia 5G

Published

on

Source : e.huawei.com
Charles Yang, Huawei Middle East

Presiden Huawei Timur Tengah, Charles Yang berusaha keras membangun jaringan yang lebih aman dan mengamankan jalan menuju dunia yang cerdas.

Bagaimana Huawei bekerja untuk memastikan masalah keamanan yang diungkapkan oleh AS sekitar 5G tidak memengaruhi pelanggan dan mitranya di Timur Tengah?

Meskipun Huawei telah dilarang dari AS dan Australia, kami percaya berbagai negara dan operator memiliki ide dan kebijakan mereka sendiri. Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Portugal — antara lain — menyambut Huawei dengan caranya sendiri. Negara-negara seperti Hongaria bahkan melihat Huawei sebagai mitra strategis meskipun ada masalah keamanan. Kami percaya fakta menceritakan kisah nyata.

Pada akhir Maret, kami telah menandatangani 40 kontrak komersial untuk 70.000 BTS 5G di seluruh dunia. Semua negara dan operator dapat membuat penilaian sendiri. Mungkin keamanan siber sejati hanya dapat dicapai melalui Huawei. 5G sebenarnya lebih aman daripada 4G. Salah satu contohnya adalah enkripsi. 4G menggunakan enkripsi 128-bit, sedangkan 5G menggunakan enkripsi 256-bit. Agar 5G dikompromikan oleh enkripsi yang rusak, itu membutuhkan 2 miliar tahun.

Kekhawatiran 5G sebagian besar karena tuduhan bahwa AS membuat yang tidak pernah terbukti dengan bukti kuat. Mereka telah menempatkan Huawei di bawah mikroskop dan menggunakan semua kekuatan yang mereka miliki untuk mengendalikan bisnis kami, termasuk tekanan politik dan diplomatik, penggunaan hukum secara selektif, dan meluncurkan kampanye kotor habis-habisan. Itu tanpa preseden. Tidak sering Anda melihat tindakan seperti ini dari negara besar terhadap perusahaan. Kami percaya keadilan perlu dibuktikan dalam apa yang mereka klaim dan kebenaran itu akan diamati dari waktu ke waktu. Itu perlu dibuktikan dengan bukti.

Terlepas dari semua ini, kami terus memiliki keyakinan pada keterbukaan dan keadilan sistem peradilan AS. Saat proses hukum ini berlangsung, kami percaya bahwa kebenaran pada akhirnya akan diketahui.

Dalam hal keamanan dunia maya, kita perlu merujuk pada 30 tahun terakhir. Kami telah melayani lebih dari 3 miliar pengguna di lebih dari 170 negara dan mempertahankan kinerja dan stabilitas yang baik. Tidak ada pintu belakang yang dipasang ke peralatan Huawei dan kami tidak akan pernah terlibat dalam kegiatan spionase. Karena kami telah beroperasi di Timur Tengah selama 20 tahun, pelanggan kami mempercayai dan memahami Huawei, dan itulah sebabnya bisnis kami di sini tidak terpengaruh oleh tuduhan ini.

Apa tips utama Huawei untuk membangun budaya keamanan digital?

Keamanan dunia maya adalah tantangan global yang kita semua bagikan.

Untuk memastikan keamanan siber, industri dan regulator perlu bersatu untuk mengembangkan standar dan mekanisme verifikasi yang terpadu. Ini harus berlaku untuk semua penyedia peralatan dan operator. Penyedia peralatan bertanggung jawab untuk membuat peralatan yang aman sesuai dengan standar industri, dan operator bertanggung jawab untuk memastikan operasi yang aman dari jaringan mereka sendiri.

Dengan semangat itu, kami telah membentuk kolaborasi cybersecurity dan mekanisme komunikasi yang efektif dengan pemerintah di banyak negara, termasuk Inggris, Kanada, Jerman, dan Prancis. Kami juga membuka Pusat Transparansi Keamanan Dunia Maya di Brussels pada bulan Maret 2019. Pusat baru ini akan menjadi platform untuk komunikasi dan kolaborasi kami dengan pemerintah, pelanggan, dan mitra industri di Eropa. Di pusat, pelanggan kami dapat lebih memahami keamanan produk dan solusi Huawei dengan menguji dan memverifikasi keamanan produk kami berdasarkan standar yang disepakati.

Menurut Anda, apa ancaman cyber terbesar yang ada saat ini?

Kami percaya bahwa, sebagai penyedia teknologi, adalah tanggung jawab kami untuk membangun keamanan melalui inovasi & meningkatkan keamanan. Jaringan yang lebih aman adalah kewajiban kita bersama. Kita perlu membuat standar global untuk keamanan jaringan dan memastikan itu berfungsi untuk semua pemain industri.

Untuk Huawei, kami mengambil inisiatif untuk mengubah kemampuan rekayasa perangkat lunak kami sehingga kami dapat menyediakan pelanggan kami produk yang lebih aman dan dapat dipercaya. Tujuan kami adalah untuk membantu pelanggan lebih cekatan beradaptasi dengan kebutuhan masa depan.

Selain itu, industri TIK melibatkan perangkat lunak dan sistem perangkat keras yang sangat rumit, di mana kerentanan sulit untuk dihindari. Huawei telah membentuk tim respons insiden keamanan produk, atau Tim PSIRT, yang merupakan tim global khusus yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan, mengatasi masalah, menyelesaikan, dan mengungkapkan kerentanan produk sesuai dengan standar ISO / IEC 29147 dan ISO / IEC 30111. Kerentanan yang diidentifikasi oleh HCSEC telah memasuki proses manajemen kerentanan Huawei.

Ceritakan tentang portofolio produk dan layanan cybersecurity Huawei hari ini.

Lebih dari 30 tahun, tidak ada pelanggan kami yang pernah memiliki insiden keamanan siber, dan Huawei terus menginvestasikan miliaran dalam upaya keamanan siber internal dan yang dihadapi pelanggan.

Di Huawei Connect 2018, Huawei merilis HiSec, solusi keamanan cerdas terkemuka. Berdasarkan arsitektur Identify, Protect, Detect, Respond, dan Recover (IPDRR), HiSec memberikan pelanggan keamanan end-to-end yang cerdas, efisien, dan berorientasi masa depan.

 

Sumber : tahawultech.com

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 All right reserved. PT ARSIA GLOBAL SOLUSI