Connect with us

Indonesia

Pemilu Indonesia di Yordania Berjalan dengan lancar

Published

on

Arsianews, Jakarta – Proses Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden Indonesia di Yordania pada Jumat (12/4) berlangsung dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Pada hari Jumat, 12 April 2019, sejak pukul 08.00 pagi, antrian warga Indonesia di Yordania terlihat ramai di TPS 1 dan 2 di Wisma Duta, Kedutaan Besar Indonesia di Amman. Kehadiran diaspora, yang sebagian besar adalah pekerja migran dan pelajar, sedang merayakan pemilihan presiden dan legislatif 2019 untuk demokrasi.

Proses pemungutan suara di dua tempat pemungutan suara diadakan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Asing (KPPSLN) yang terdiri dari unsur-unsur dari Kedutaan Besar Indonesia, pelajar, dan masyarakat Indonesia di Yordania. Selama kegiatan berlangsung, saksi dari partai yang berpartisipasi dalam pemilihan hadir untuk mengawasi jalannya proses pemungutan suara.

Antusiasme masyarakat dapat dilihat dari banyaknya warga negara Indonesia yang terus berdatangan ke lokasi TPS hingga akhir waktu pemungutan suara pada pukul 19.00. Beberapa dari mereka bahkan harus menempuh perjalanan selama 2 jam untuk mencapai lokasi TPS.

Seorang warga negara Indonesia yang bekerja di Kota Ma’an (sekitar 200 km dari ibu kota Amman), menyatakan kegembiraannya dalam memilih di Yordania. Dia mengatakan, meskipun dia tinggal jauh dari tanah kelahirannya, dia senang bisa menggunakan hak pilihnya untuk membantu menentukan masa depan bangsa Indonesia dalam 5 tahun ke depan.

Berdasarkan catatan PPLN Yordania, ada 1.032 warga negara Indonesia yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Asing (DPTLN) di Yordania dan Palestina. Dari total pemilih dalam DPT, ada 553 pemilih yang menggunakan suara mereka, baik melalui TPS, kotak suara seluler (KSK) dan pos. Dengan demikian, partisipasi pemilih dalam pemilihan ini mencapai lebih dari 50% dari daftar pemilih final sesuai dengan target KPU Pusat.

Sesuai dengan peraturan KPU, TPS Luar Negeri diharuskan mengadakan pemungutan suara lebih awal dari pelaksanaan domestik, yaitu antara 8-14 April 2019. Bahwa proses penghitungan suara dilakukan bersamaan dengan penghitungan suara di dalam negeri pada 17 April 2019.

“Penentuan pemungutan suara 12 April di Yordania dilakukan dengan mempertimbangkan jadwal libur akhir pekan yang jatuh pada hari Jumat, sehingga warga negara Indonesia lebih bebas datang ke TPS,” kata Ketua PPLN Amman Miftah Nafid Firdaus.

Sebelumnya, pada 10 April 2019, Jordan KPPPSLN telah mengadakan pemungutan suara melalui KSK di kota Aqaba. Untuk menjangkau pemilih yang tidak terjangkau oleh TPS dan KSK, termasuk warga negara Indonesia yang berada di wilayah Palestina, KPPSLN juga telah memfasilitasi pemilihan melalui pos.

Duta Besar Indonesia untuk Amman Andy Rachmianto menyampaikan apresiasinya kepada PPLN dan KPPPSLN Yordania yang telah menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan penuh.

“Kedutaan Besar Indonesia di Amman akan terus mendukung Komite Pemilihan di Yordania untuk menyelenggarakan serangkaian pemilihan secara tertib dan damai sampai proses penghitungan suara pada 17 April”, kata Andy.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 All right reserved. PT ARSIA GLOBAL SOLUSI