Connect with us

Bisnis

Indonesia dan Palestina Berupaya Meningkatkan Kerjasama Perdagangan Melalui Lokakarya “ Export-Ied Prosperity, made in Palestine”

Published

on

Lokakarya Export-led Prosperity, Made in Palestine | Photo : kemendag.go.id

Jakarta- Indonesia dan Palestina berupaya meningkatkan kerjasama  perdagangan melalui workshop “ Export-Ied Prosperity, made in Palestine “ dilaksanakan pagi hari, pukul 10.00 WIB, bertempat di Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia (24/7)

Dikutip dari medcom Sekretaris Direktorat Jenderal Negosiasi Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI Moga Simatupang mengatakan kegiatan ini dapat memperkuat hubungan kedua negara. Menurut dia, hubungan perdagangan Indonesia-Palestina penting ditingkatkan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Negosiasi Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI Moga Simatupang mengatakan kegiatan ini dapat memperkuat hubungan kedua negara. Menurut dia, hubungan perdagangan Indonesia-Palestina penting ditingkatkan. Selain itu, Pemerintah Indonesia pun bisa mendapatkan masukan untuk menentukan langkah-langkah kerja sama lebih lanjut dengan Pemerintah Palestina.

Workshop ini dihadiri sejumlah pengusaha Indonesia dari berbagai sektor, Japan International Cooperation Agency (JICA), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Indonesia berharap pihak Palestina dapat menawarkan peluang perdagangan dan investasi secara detail sehingga dalam pertemuan ini dapat terjadi pertukaran business to business (B2B) antara apa yang dibutuhkan Palestina dan apa yang dapat ditawarkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan itu,” tambahnya.

Senada dengan Moga, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bidang Hubungan Timur Tengah Mufti Hamka Hasan percaya lokakarya itu akan memperkuat hubungan pebisnis kedua negara.

“Saya yakin pertemuan ini akan menjadi platform yang layak agar komunitas bisnis dari kedua negara dapat memperkuat kolaborasi yang saling menguntungkan,” ujar Mufti.

Direktur Perkembangan Perdagangan dari Kementerian Palestina Jawad Al Muty mengatakan dirinya percaya bahwa kunjungan delegasi Palestina ke Indonesia akan memberikan dampak besar bagi kerja sama ekonomi dan bisnis kedua negara. Menurutnya, Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan menjadi pintu gerbang bisnis di kawasan ini.

“Tantangan bagi komunitas bisnis dari kedua belah pihak adalah bagaimana kita dapat memanfaatkan peluang untuk menghasilkan keuntungan bersama. Kadin senang hubungan antara Indonesia dan Palestina tetap kokoh dan terjalin dengan persahabatan tulus,” pungkas dia.

Copyright © 2019 All right reserved. PT ARSIA GLOBAL SOLUSI