Connect with us

Bisnis

Dialog Bisnis Direncanakan Untuk Meningkatkan Hubungan Qatar-Indonesia

Published

on

Qatar dan dewan bisnis Indonesia masing-masing bekerja untuk mengadakan dialog bisnis yang dijadwalkan Maret mendatang yang bertujuan untuk meningkatkan perdagangan bilateral dan hubungan ekonomi kedua negara, menurut para pejabat.

Presiden Indonesia-Qatar Business Council (IQBC) Hendra Hartono Turman mengatakan kepada Gulf Times pada hari Senin bahwa timnya bekerja sama dengan presiden Qatar-Indonesia Business Council (QIBC) Farhan al-Sayed untuk melakukan dialog dengan tema ‘Mengoptimalkan Kolaborasi Bilateral Antara Indonesia & Qatar: Pulihkan Bersama – Pulihkan Lebih Kuat’.

Menurut Kerangka Acuan (TOR) acara tersebut, acara tersebut akan diadakan dalam rangka pengangkatan Indonesia sebagai presiden G20 tahun ini.

“Berangkat dari berbagai forum multilateral lainnya, agenda dan kegiatan G20 ditetapkan oleh kepresidenan bergilir, bekerja sama dengan para anggota. Sebagaimana disepakati pada KTT Riyadh 2020, Indonesia akan menjadi presiden G20 pada 2022, dengan tongkat estafet dari Italia pada KTT Roma pada 30-31 Oktober 2021. Melalui tema ‘Recover Together – Recover Stronger’, Indonesia mengajak seluruh dunia untuk bekerja sama, pulih bersama, dan tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan bersama-sama,” kata TOR.

TOR mencatat bahwa agenda prioritas kepresidenan G20 Indonesia pada tahun 2022 mencakup tujuan berikut: exit strategy untuk mendukung pemulihan, mengatasi scarring effect untuk mengamankan pertumbuhan di masa depan, sistem pembayaran di era digital, keuangan berkelanjutan, dan inklusi keuangan digital.

Turman mengatakan IQBC mendukung tujuan ini dan keberhasilan G20, menambahkan bahwa dewan melihat potensi kerjasama di bidang investasi Syariah dan non-Syariah, FDI, dan investasi hijau; aplikasi ekonomi kreatif dan ekonomi digital untuk memberikan kemudahan akses dan peningkatan perekonomian;
Wisata medis, pendidikan, dan olahraga untuk meningkatkan kualitas sektor-sektor tersebut bagi kedua belah pihak; dan perdagangan hasil industri, khususnya produk usaha kecil menengah (UKM) dan pelaku koperasi.

Turman mengatakan Piala Dunia FIFA 2022 merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam berbagai peran pendukung. “Harapannya setelah dialog bisnis ini, bisa dijalin kesepakatan-kesepakatan yang konkrit. Hasil kesepakatan akan disampaikan pada business summit yang dijadwalkan pada Agustus 2022,” ujarnya.

Dialog bisnis akan diadakan menggunakan platform hybrid dengan partisipasi anggota IQBC dan QIBC, pejabat dan perwakilan pemerintah, serta komunitas bisnis Indonesia dan Qatar, jelas Turman.

Beberapa tujuan dari dialog akan mencakup strategi dan inisiatif berikut: cara bagi semua pihak untuk berkolaborasi dalam strategi yang diperlukan untuk mempertahankan kegiatan ekonomi, serta rekomendasi untuk nota kesepahaman (MoU) dan kesepakatan tentang beberapa inisiatif utama antara semua pesta, kata Turman.

“Indonesia siap berkontribusi menyukseskan Piala Dunia dengan memenuhi kebutuhan pendukungnya. Dewan bisnis dapat menyediakan produk, sumber daya manusia, dan layanan pendukung pilihan sehingga kegiatan ekonomi Piala Dunia dan Qatar dapat berjalan dengan baik.
“Dalam hal perdagangan dengan Qatar, Indonesia berharap dapat mencapai angka tahun 2020 sebesar $200 juta dan mempertahankan pertumbuhan rata-rata 38% pada tahun 2022. Beberapa inisiatif yang akan dilakukan pada tahun 2022 terkait dengan penguatan program swasembada dan e-commerce. ,” tambah Turman.

Al-Sayed mengatakan, “Kami ingin menciptakan konektivitas yang lebih kuat dan dinamis antara Indonesia dan Qatar, yang investasinya di negara Asia Tenggara juga tumbuh, terutama di sektor telekomunikasi.

“Kami mengundang investor Indonesia untuk menjajaki iklim bisnis Qatar. Mengadakan forum bisnis reguler akan meningkatkan hubungan perdagangan lebih lanjut dan menciptakan platform bagi perusahaan untuk terhubung dan menjalin kesepakatan yang mengarah pada pertumbuhan ekonomi.”

Sumber : gulf-times.com

Copyright © 2019 All right reserved. PT ARSIA GLOBAL SOLUSI