Connect with us

Bisnis

Museum Olahraga dan Olimpiade Qatar Semakin Memperkuat Posisi Negara Sebagai Pusat Olahraga Internasional Utama

Published

on

Pembukaan 3-2-1 Qatar Olympic and Sports Museum semakin mengukuhkan posisi negara itu sebagai pusat olahraga internasional utama, dan menyoroti pentingnya sebagai alat diplomatik dalam membina perdamaian dan persatuan di antara bangsa-bangsa.

“Pembukaan Museum Olahraga dan Olimpiade Qatar 321 juga membuktikan bahwa olahraga sekali lagi menjadi landasan kebijakan negara ini dalam membangun masa depannya,” kata Dubes RI Ridwan Hassan kepada Gulf Times.

Qatar sudah lama dikenal karena peran dan prestasinya yang besar di dunia olahraga, ujarnya. berbagai even olahraga tingkat dunia, mulai dari Tenis, Formula 1, MotoGP, termasuk Piala Dunia 2022,” kata Dubes.

“Ini tentu membuktikan kepercayaan masyarakat internasional kepada Qatar. Saya pikir menempatkan olahraga sebagai alat diplomatik adalah keputusan yang tepat karena peran olahraga dalam membangun persahabatan antar bangsa telah diakui secara luas,” kata Dubes RI.

Museum Olahraga dan Olimpiade Qatar 3-2-1 di Stadion Internasional Khalifa di Aspire Zone menampilkan pameran interaktif dan berbagai koleksi langka dan terkenal, menandai pencapaian olahraga, atlet, dan Olimpiade.

Dubes Hassan mencatat bahwa Indonesia juga melihat Qatar sebagai mitra strategis di bidang olahraga, menyebutkan bahwa pada tahun 2021, Komite Olimpiade Indonesia menandatangani perjanjian Kerjasama Olahraga dengan Komite Olimpiade Qatar (QOC).

“Memang pelaksanaan Memorandum of Understanding (MoU) ini entah bagaimana terbatas karena adanya pandemi Covid-19. Namun, dengan semakin meredanya kebijakan Covid-19, saya berharap implementasi MoU ini bisa lebih optimal lagi di tahun-tahun mendatang. Saya percaya Museum Olahraga ini dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan people-to-people contact bagi seluruh komunitas di Qatar, termasuk masyarakat Indonesia.

Menurut Ketua Museum Qatar Sheikha Al Mayassa binti Hamad bin Khalifa al-Thani, 3-2-1 adalah museum pertama di Timur Tengah yang didedikasikan untuk pencapaian dalam olahraga. Dirancang oleh arsitek Spanyol Joan Sibina, museum ini tersebar di sekitar 19.000 meter persegi, menjadikannya salah satu yang terbesar dari jenisnya.

“Dengan adanya Tahun Kebudayaan Qatar-Indonesia 2023, ke depan hubungan kedua negara akan semakin erat,” tambah Dubes.

Federasi Sepak Bola Berjalan Internasional di Qatar dan Presiden Asia Pasifik Farhan al-Sayed mengatakan pembukaan museum menggarisbawahi kontribusi signifikan Qatar di bidang olahraga karena menjadi tuan rumah kompetisi olahraga global utama, termasuk Piala Dunia FIFA 2022.

Ketika Qatar memenangkan tawaran untuk menjadi tuan rumah Asian Games pada tahun 2030, dia mengatakan “ini hanya persiapan bagi negara untuk akhirnya menjadi tuan rumah Olimpiade.”

Al-Sayed menggemakan pandangan duta besar Hassan, menyoroti upaya Qatar, menjadi pusat olahraga, dalam membina perdamaian, persatuan dan persahabatan di antara negara-negara.

Sumber : m.gulf-times.com

Copyright © 2019 All right reserved. PT ARSIA GLOBAL SOLUSI